Soal Elastisitas Harga

,
1. Pasa saat harga Rp. 5.000,00 per unit, jumlah barang yang ditawarkan 20 unit. Kemudian harga turun menjadi Rp. 4.500,00 perunit dan jumlah barang yang ditawarkan menjadi 10 unit. berdasarkan data tersebut besarnya koefisien elastisitas penawarannya adalah … 

Jawab :

Dari data diatas diketahui : 
P1 = 5.000 Q1 = 20 
P2 = 4.500 Q2 = 10 

Langkah pertama kita menentukan perubahan jumlah penawaran dan harga :
∆Q = Q2 -Q1 = 10-20 = -10 
∆P = 4.500 - 5.000 = -500 

Langkah selanjutnya, kita masukan data-data diatas kedalam rumus elastisitas :
Es = P1/Q1 . ∆Q/∆P 
Es = 5.000/20 . -10/-500 
Es = 5
“Nilai Es = 5 > 1, menunjukan penawaran elastis.”

2. Berikan uraian analisis untuk nilai koefisien elastisitas permintaan berikut : 
(a) ep = -5 ;
(b) ex.y = 2 ;
(c) eI = 0,4 ; 

Jawab :
  1. Ep = -5 maka setiap kenaikan harga 1% mengakibatkan penurunan permintaan sebesar 5%
  2. Ex.y = 2 maka kedua barang tersebut merupakan barang subtitusi yang artinya apabila harga naik 1% maka permintaan barang tersebut akan naik
  3. EI = 0,4 barang tersebut merupakan barang pokok atau barang normal karena jika terjadi kenaikan 1% pendapatan maka permintaan barang tersebut akan naik 0,4%

3. Permintaan sepeda motor mengalami peningkatan dari 100 unit menjadi 127 unit, sedangkan harga mobil rata-rata naik dari Rp80 juta menjadi Rp100 juta. Berapa nilai elastisitas silang antara mobil dengan sepeda motor dan bagaimana hubungan kedua barang tersebut ? 
 
“Karena elastisitas silang bernilai positif atau E > 0 , maka dapat disimpulkan bahwa hubungan mobil dan sepeda motor bersifat substitutif (atau saling menggantikan).”

0 komentar to “Soal Elastisitas Harga”

Post a Comment